Donderdag 16 Mei 2013

Macam-Macam Burung Yang Sering Di Konteskan




1.Murai batu



Murai batu (Copychus malabaricus) adalah anggota keluarga Turdidae. Keluarga Turdidae dikenal memiliki kemampuan berkicau yang baik dengan suara merdu, bermelodi, dan sangat bervariasi. Ketenaran Burung Muray batu bukan hanya sekedar dari suaranya yang merdu, namum juga gaya bertarungnya yang sangat aktraktif. Serta penampilan fisiknya yang indah. Ciri umum semua jenis murai batu adalah ekornya yang panjangnya melebihi ukuran badannya. Kepala, leher, dada bagian atas, dan paruhnya berwarna hitam berkilau. Badan bagian bawah berwarna cokelat kemerahan. Panjang badan untuk betina 22 cm, sedangkan untuk jantan mencapai 28.

2.Jalak suren



Jalak (Ingg. starling) adalah nama sekelompok burung pengicau dari suku Sturnidae. Burung yang umumnya berukuran sedang (sekitar 20-25 cm), gagah, dengan paruh yang kuat, tajam dan lurus. Berkaki panjang sebanding dengan tubuhnya. Bersuara ribut, dan berceloteh keras, terkadang meniru suara burung lainnya. Di alam, burung ini kebanyakan bersarang di lubang-lubang pohon.



Burung jalak relatif mudah dijinakkan. Dalam kandang burung ini sangat aktif bergerak dan berkicau. Karena itu penggemar burung kicau memelihara burung ini untuk melatih jenis burung kicau lain.

Gallery Photography Herdinbisnis di Indyarocks


3.Tledekan



Burung Tledekan mempunyai panjang badan berkisar antara 8 s/d 20 cm. Membedakan Jenis kelamin pada burung ini dengan pola warna yang kontras antara tledekan yang berkelamin jantan dibandingkan dengan burung tledekan betina. Contoh pada Species Tledekan Gunung Warna Pejantan pada Jenis Niltava ini belakang biru tua dan satu biru cerah di kepala, terdapat kedok hitam sekitar mata mata, satu jakun hitam, dan terdapat warna jeruk bersinar perutnya, beberapa genus seperti vivid niltava berwarna ungu kebiruan, biru putih (mungkin sering kita kenal sebagai tledekan laut) Warna pada jenis Betina adalah coklat zaitun dengan coklat muda di perut , dan warna betina muda adalah coklat cerah dengan agak keputih-putihan.

4.Cendet



Cendet, Bentet, pentet, atau toet untuk orang jawa barat merupakan burung petengger dan juga burung pemangsa yang agresif dari famili Laniidae. Burung ini sering ditemukan bertengger di pepohonan yang terdapat di ladang, persawahan, di tepi hutan dan tempat-tempat terbuka di daerah Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Maluku. Burung itu juga mudah ditemui di India, Papua Nugini, Filipina, dan daratan Cina.



Gallery Photography Herdinbisnis di Indyarocks
5.Blackthroat



Blackthroated (Serinus Atrogularis)atau bisa di Indonesia dikenal sebagai Blackthroat burung yang berasal dari Benua Afrika dan di Indonesia umumnya Blackthroat yang ada diperkenalkan dan dibawa oleh oleh Bangsa Belanda. Asal nama burung ini tidak lepas dari ciri fisik dimana pada bagian kerongkongannya terdapat warna hitam pekat y`ng terlihat seperti burung ini sedang memakai dasi di lehernya atau terdapat noktah hitam di lehernya

6.Anis merah



Anis merah atau biasa disebut anis cacing memiliki suara yang medu dengan crecetan yang cukup tajam.Ditunjang dengan gaya teler yang memukau membuat anis merah menjadi burung berkicau paling favourite di Indonesia.Sesuai dengan namanya pakan yang paling burung ini suka adalah cacing tanah.

7.Anis kembang



Anis kembang secara struktur hampir mirip dengan anis merah,perbedaanya dengan anis merah adalah di bulunya terdapat titik-titik hitam,selain itu anis kembang tidak memiliki gaya teler.sama dengan anis merah burung ini pun sangat menyukai cacing tanah.Burung ini termasuk salah satu burung yang kurang diminati oleh para peburung, mungkin hal itu karena burung ini kalah pamor dengan anis merah.

Gallery Photography Herdinbisnis di Indyarocks
8.Kacer



Kacer adalah salah satu burung yang cukup ramai di kontesan.Suaranya yang keras dan merdu membuat penggemar nya menjadi terhipnotis,ditambah gaya teler ke atas bagai ular kobra yang begitu fantastik.tak heran jika burung ini memiliki banyak penggemarnya.Tetapi karena populasi nya yang cukup banyak burung ini memiliki harga yang cukup murah bila di banding kan burung lain.

9.Cucak ijo





Burung yangberwarna hijau ini memiliki variasi lagu yang begitu enak di dengar,dengan pembawaannya yang begitu santai membuat penggemarnya terbuai.tapi jangan salah burung ini pun memiliki power yang kuat,apalagi jika suhu udara sedang panas. Burung ini bisa bernyanyi dengan full power.

10.Cucak rawa



Burung yang memiliki suara yang sangat unik ini cukup mahal harganya.Bakalan hutan saja sudah mencapai 2 juta bahkan lebih.memang suara cucak rawa itu sangat khas.Dan tidak semua burung dapat mengikuti suara nya.Penggemar cucak rawa pun cukup banyak.

Gallery Photography Herdinbisnis di Indyarocks
11.Kenari



Burung kenari adalah burung kecil yang memiliki banyak warna. Walau kecil burung ini punya crecetan suara yang begitu keras.Semakin panjang burung ini ngerol maka makin mahal harganya.Warna pun mempengaruhi harganya.Kenari yang paling banyak di incar adalah kenari merah.Kenari ini cukup mahal harganya.

12.Love bird



Burung yang sangat cantik ini memiliki suara yang bisa menggetarkan jiwa para peminat nya,bagaimana tidak,burung ini memiliki crecetan yang panjang serta lengkingan suara yang begitu dahsyat.Karenanya burung ini sering dijadikan master untuk burung murai batu.

Bila anda ingin membeli burung berkicau tapi dengan harga murah anda bisa membeli burung anakan atau pun bakalan hutan.Tapi bila anda membeli bakalan hutan biasanya burung-burung nya belum jinak maka dari itu kita harus menjinakan nya terlebih dahulu



Mengajak Pemburu Berhenti Berburu

Awalnya saya hanya mengenal Si Bondol yang suka mengganggu sawah, prenjak yang kerap membangunkan para pemuda yang suka mbangkong (bangun kesiangan) dengan kicauan paginya yang khas sambil menunggingkan ekornya ke atas, siulan kutilang yang terpenjara dalam sangkar anak kecil tetangga, atau burung gereja yang awalnya kuanggap berasal dari gereja.
Namun, ketertarikan pada burung mulai tumbuh ketika bertemu dengan mata kuliah yang saat itu jarang diambil mahasiswa, Ornithology. Pada semester itu hanya 8 orang yang mengikuti kelasnya. Namun kehadiran seorang dosen pengajar yang juga pengamat burung, Marizal Ahmad, begitu memukau kami.
Saat pengenalan pengamatan burung, ia dapat mengidentifikasi burung-burung yang ada di kampus hanya dari kicauannya saja. Ia pun hafal nama ilmiahnya dengan baik. Berdasarkan pengalamannya, ia sudah berkeliling ke beberapa Taman Nasional di Indonesia saat masih mahasiswa. Wah menginspirasi sekali!
Setelah mengikuti magang di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)-Stasiun Penelitian dan Konservasi Way Canguk, Kabupaten Lampung Barat dan bergabung dalam ‘Geng Ornit’ di kampus, saya mendapatkan pengalaman menarik yang lain. Yaitu melakukan survei keberadaan jenis burung langka, Tokhtor Sumatera Carpococcyx viridis, di TNBBS.

Jenis burung endemik Sumatera ini diketahui hanya dari koleksi spesimennya di beberapa museum zoologi di kota Leiden dan Genoa.Terbayang betapa para naturalis dari Eropa sudah berkeliling mengeksplorasi kekayaan alam nusantara jauh sebelum indonesia merdeka.
Lokasi survei ditentukan berdasarkan data awal yang didapatkan dari rekan-rekan yang pernah melakukan penelitian di TNBBS. Observasi di alam dilakukan dengan pengamatan langsung dan penggunaan kamera jebak.
Alternatif lain dengan melakukan pengamatan di pasar burung tradisional dan wawancara pada pemburu-pemburu burung. Kami menanyakan record tangkapan mereka selama ini dengan menunjukkan gambar Tokhtor dan juga burung lain yang statusnya terancam karena perburuan dan perdagangan. Dengan memperkenalkan diri sebagai mahasiswa yang sedang melakukan penelitian dan kemampuan berbahasa lokal, kami mudah memperoleh data dan informasi.
Pada Januari 2007, Toni, salah seorang pemburu dan pedagang burung di pasar tradisional Liwa, Lampung, memperlihatkan burung tangkapan teman-temannya, Gamal dan Andi, dari Hutan Way Titias, Liwa. Saya melihat seekor burung dengan ukuran sebesar ayam, ekornya panjang, mantelnya hijau metalik, merah kebiruan di belakang matanya dalam sangkar. Dua pasang cakar simetris ke depan dan belakang di kakinya semakin meyakinkan saya bahwa ini adalah Tokhtor Sumatera Carpococcyx viridis. Menurut Toni burung ini sulit dijerat di hutan. Sepanjang hidupnya sebagai pemburu selama 20 tahun, ini adalah tangkapan yang ketiga kali. Kami juga memperoleh sejumlah data rekaman suara dari burung tangkapan ini. Setelah itu, kami lepasliarkan burung itu kembali ke Hutan Way Titias.

Pengamatan bersama Toni dan Gamal berlanjut di hutan Way Titias, tempat mereka menjerat tokhtor tersebut. Habitat hutan perbukitan dengan ketinggian berkisar 800-1200 m, dengan anakan Sungai Titias banyak membelah hutan, sehingga variasi topografinya lembah. Tutupan bawah yang sangat rapat terdiri dari rotan, palem, dan pancang lainnya mewakili sifat burung tanah yang cryptic (suka bersembunyi) dan elusive (menghindar). Hasilnya sangat memuaskan. Pada pagi hari saat rekaman calling diperdengarkan, bersahut balas dengan suara burung Tokhtor Sumatera liar lain. Kami pun melihat dua ekor burung yang selama kurang lebih dari 80 tahun tidak pernah ada catatannya, baik dari ahli-ahli burung dalam dan luar negeri.
Setelah lokasi sudah diketahui dan suara rekaman sudah didapatkan, kami mengingatkan pada Toni, Gamal, dan Andi bahwa akan ada banyak sekali tamu dari pengamat burung yang datang. Kami pun meminta mereka untuk menjadi penunjuk jalan bagi para tamu tersebut. “Akan ada banyak penghasilan yang jauh lebih besar dari sekadar berburu burung di hutan,” ujar saya.
Beberapa bulan berlalu, Toni mengabarkan bahwa ia dan teman-teman sudah beralih profesi menjadi penunjuk jalan di hutan. Ia menutup kios burungnya dan beralih menjadi pemasok pupuk alam. Gamal tetap bertani namun tidak mau berburu lagi. Ia menganggap burung-burung liar yang ada adalah tabungan yang harus ia jaga karena dapat mendatangkan rezeki. Sedangkan Andi beralih profesi dengan mengikuti pembinaan Taman Nasional dalam pemeliharaan plot anggrek hutan dan tanaman hias.
Betapa indahnya jika para pemburu mendapatkan pengetahuan dan kesempatan untuk hidup lebih baik. Burung terjaga kehidupannya, begitu pun alam.

10 MACAM SENJATA SANGAT MEMATIKAN

1. Heckler-Koch HK MG4 MG43 Machine Gun 

Senjata Api Mematikan

Ini senapan mesin ringan yang 5.56mm dirancang dan dikembangkan oleh Perusahaan Jerman Heckler & Koch. Penciptaan senjata berada di akhir 1990-an dan peluncuran ke publik pertama kali adalah pada bulan September 2001. Produk ini memiliki desain yang ringan, yang memberikan keamanan maksimal kepada pengguna bersama dengan keandalan yang tinggi dalam kondisi yang sulit. Selain itu, amunisi yang datang dari produsen yang berbeda tanpa perlu menyesuaikan sistem gas.Awalnya desain dikenal sebagai MG43 dan hari ini, telah menggantikan banyak senjata mesin lain pada masanya karena fitur-fitur teknis yang lebih baik.


2. Akurasi Internasional Rifle AS50 Berkik
  
Senjata Api Mematikan

Para AS50 senjata diproduksi oleh perusahaan Inggris bernama sebagai Akurasi Internasional. Fitur yang paling populer itu adalah bahwa ia memungkinkan pengguna untuk fokus pada target dari kemarahan sangat panjang dengan akurasi tinggi. Senapan ini sangat diangkut, ergonomis dan ringan. Selain itu, pembongkaran sebuah AS50 dapat diperoleh dengan tiga menit tanpa penggunaan alat. Fitur desain lainnya termasuk dua bagian mesin baja reciver, rel tambahan dan akurasi 1,5 MOA. AS50 beratnya 14,1 kilogram (31 pon) kosong dan memegang lima putaran .50 BMG di majalah tumpukan kotak tunggal dilepas.

3. F-2000 Assault senapan 

Senjata Api Mematikan

Senapan serbu F2000 dirancang oleh FN Herstal, Belgia. F2000 ini diproduksi untuk umum pada tahun 2001 di sebuah pameran yang diselenggarakan di Abu Dhabi. Fitur-fiturnya termasuk sistem senjata modular dan kaliber 5.56x45m kompak NATO dikonfigurasi dalam tata letak. Senapan ini terdiri dari dua jenis tata cara utama dan penjaga tangan yang bisa dilepas dipasang di depan pemicu yang melengkapi dan membungkus penjaga pemicu. Sedangkan untuk keamanan dalam api yang bersangkutan dipilih berfungsi sebagai senjata panduan keamanan dan mengamankan senjata api terhadap debit disengaja. Dengan demikian, membuat F2000 adalah senjata api yang beroperasi selektif dari baut tertutup.

4. Heckler & Koch HK 416 senapan serbu

Senjata Api Mematikan

Senapan serbu F2000 dirancang oleh FN Herstal, Belgia. F2000 ini diproduksi untuk umum pada tahun 2001 di sebuah pameran yang diselenggarakan di Abu Dhabi. Fitur-fiturnya termasuk sistem senjata modular dan kaliber 5.56x45m kompak NATO dikonfigurasi dalam tata letak banteng anjing. Senapan ini terdiri dari dua majelis utama dan penjaga tangan yang bisa dilepas yang dipasang di depan pemicu yang melengkapi dan membungkus penjaga memicu. Sedangkan untuk keamanan dalam api yang bersangkutan dipilih berfungsi sebagai senjata panduan keamanan dan mengamankan senjata api terhadap debit disengaja. Dengan demikian, membuat F2000 adalah senjata api yang beroperasi selektif dari baut tertutup.

5. XM307 ACSW Lanjutan Senjata Mesin Berat
  
Senjata Api Mematikan

ACSW singkatan Senjata Kru Lanjutan terlayani. Para XM307 adalah sabuk-marasa 25mm shell granat Machine Gun cerdas. Hal ini dirancang untuk menjadi terang tertimbang dan senapan dapat digunakan dua pria serta kemampuan untuk dipasang pada kendaraan. Kisaran jangkauan adalah dua ribu meter dan dapat menghancurkan watercrafts, helikopter dan kendaraan lapis baja ringan. Ini dirancang oleh tentara AS untuk mengganti dan melengkapi MK 19 Grenade Launcher dan Machine Gun M2 berat. Ini bisa menembakkan hingga 25 mm gaya udara meledak dan amunisi titik detonator, dengan laju yang konstan dengan kisaran seefektif hingga 2 kilometer.

6. Kalashnikov AK 47 Assault Rifle dari Rusia 

Senjata Api Mematikan

Mikhail Kalashnikov mengembangkan AK-47 di Uni Soviet. Ini adalah api selektif, gas 7.62x39mm di oprasikan untuk senapan serbu. Pekerjaan desain dimulai pada Perang Dunia II dan setelah 1946, AK-47 secara resmi diperkenalkan untuk percobaan militer. Bahkan setelah enam dekade, model ini paling banyak digunakan dan senapan serbu populer di dunia karena daya tahan biaya, produksi rendah dan kemudahan penggunaan. Manufaktur dilakukan di banyak negara dan biasa di pakai angkatan bersenjata serta organisasi-organisasi revolusioner dan teroris di seluruh dunia. AK-47 adalah dasar untuk mengembangkan berbagai jenis senjata api individu dan awak terlayani.

7. MG 3 Machine Gun dari Jerman 

Senjata Api Mematikan

The 3 MG yang merupakan senapan mesin umum resmi diciptakan Jerman untuk 7.62x51mm NATO catridge. Desain senjata ini juga berasal dari Perang Dunia II. Mg3 ini dikembangkan di akhir 1950-an dan terus untuk waktu yang lama, digunakan untuk melayani sebagai senjata dukungan skuad yang juga dapat digunakan sebagai senapan mesin dipasang di kendaraan. Senjata dan turunannya juga telah diakuisisi oleh angkatan bersenjata lebih dari 30 negara. Produksi hak atas senapan mesin dibeli oleh Italia, Spanyol, Pakistan, Yunani, Iran, Sudan dan Turki.

8. Uzi Sub-mesin Gun
  
Senjata Api Mematikan
Mayor Uziel Gal di Israel merancang Gun Uzi mesin ringan. Hal ini terkait dengan jenis pukulan-kembali senjata baut dioperasikan dan terbuka sistem mesin ringan. Pistol Mesin dianggap sebagai varian yang lebih kecil dan itu adalah salah satu senjata yang awalnya menggunakan desain baut telescoping yang diciptakan untuk digunakan sebagai pegangan pistol untuk senjata yang lebih pendek dan lebih kecil, prototipe selesai sebagai majorly. Belakang-eselon tentara, pejabat, pasukan artileri dan kapal tanker, juga sebagai senjata garis depan telah mendefinisikannya sebagai senjata pertahanan pribadi oleh pasukan serbu infanteri ringan elit.

9. Thomson M1921 M1928 Sub-mesin Gun / Tommy Gun 

Senjata Api Mematikan

Thompson M1921 M1928 Gun Submachine diciptakan oleh John T. Thompson bawah kategori senjata mesin ringan Amerika, pada tahun 1919. Selama era larangan tidak begitu terkenal dan digunakan oleh kedua pihak dari aparat penegak hukum serta penjahat. senapan mesin ringan ini juga dikenal sebagai senjata Tommy atau Trench Broom. Karena ergonomi, ia disukai oleh orang baik jahat dan baik, di samping itu, kekompakan senjata itu, kehandalan, kartrid besar dan volume tinggi api otomatis semua ditambahkan untuk keuntungan perusahaan. Sejak itu telah menjadi populer di kalangan kolektor senjata dan pengguna.

10. DSR-Precision DSR 50 Sniper Rifle 

Senjata Api Mematikan

DSR 50 adalah senapan sniper yang mencakup modifikasi yang diperlukan untuk putaran api. Kecanggihan adalah daya tarik dari senjata ini, dan dilengkapi dengan kaliber .50 putaran yang kuat yang akan diresapi dengan tindakan baut. Ini adalah senjata yang diproduksi oleh Jerman dan akan diisi dengan fitur seperti kaus kaki pantat disesuaikan dan potongan pipi.

Ciri Khusus Murai Batu Medan



Ciri Khusus Murai Batu Medan, misalnya saja bentuk tubuh murai batu medan itu lebih besar namun propesional  karena bodynya oanjang namun terlihat atletis, Murai Batu medan saat ini di angap jenis murai yang lebih baik dari jenis murai yang lainya dilihat dari segi segi suara muraimedan memang memiliki kelebihan dibandingkan dengan jenis murai  murai lainya, namun  kalo menurut saya itu tergantung Burung Murainya itu sendiri sih banyak juga burung murai kalimantan atau pun jenis lain yang memiliki suarayang bagus, tapi di postingan kali ini akan fokus pada Ciri khusus Murai Batu Medan  ngaa banyak ngomong lagi monggo disimak Ciri Khusus Murai Medan :

  1. Dari segi Bentuk bandan: murai medan cenderung memilik badan yang cenderung lebih besar namun tetap atletis
  2. Dari segi warna Bulu hitamnya : Biasanya burung murai medan memiliki warna bulu hitam legam dan mengkilat, kalo terkena sinar matahari bisanya akan terlihat warna kebiru biruan
  3.  Dari segi kaki : pada burung murai batu medan muda warna kakinya biasanya adalah merah kehitam hitaman namun tidakjarang pula ditemukan murai medan muda yang memilikikaki hitam (kalo menurut orang-orang murai kaki hitam itu Bagus), saat tua warna kaki murai medan akan semakin menghitam
  4. Dari segi ekor : lihat gambar aja gan biar lebih jelas : 
Murai medan
Perbedaan ekor Pada Murai

Na itu tadi ciri sedikit tentang ciri ciri khusus murai medan, untuk memperjelas lagi monggo di simak gambar burung murai mendan di bawah ini :
murai medan
murai medan
Add caption
murai medan

Memilih Burung Murai Batu

Burung murai batu dikenal memiliki kicauan yang merdu, berirama, dan sangat bervariasi. Selain itu, burung murai batu juga memiliki gaya bertarungnya yang sangat agresif dan aktraktif. Jika Anda berminat memelihara burung ini, jangan sampai salah pilih. Anda harus tahu burung murai batu bakalan yang baik, sehingga Anda bisa memaksimalkan kelebihannya.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan burung Murai Batu.                                                                                                                                                                                                                                          
1.Berkelamin jantan, ciri-cirinya dapat dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras serta memiliki ekor yang lebih panjang daripada burung Murai Batu betina.
2.Bentuk paruh, sebaiknya pilih yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
3.Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik. Hindari membeli murai batu yang pada matanya sudah kelihatan tanda adanya katarak, yaitu selaput berwarna putih pada bola mata. Jika murai batu sudah katarak, resiko murai batu tersebut menjadi buta sangat tinggi sekali.
4.Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
5.Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan burung dalam kondisi sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
6.Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan burung yang bermental baik.
7.Panjang ekor serasi dengan postur badan dan sedikit lentur. Cari murai batu yang memiliki ekor rapat dan tidak terlalu tebal. Ekor yang seperti ini selain enak dipandang, juga akan membuat murai batu memainkan ekornya pada saat ditrek. Hindari juga membeli murai batu yang tidak punya ekor, karena kita tidak bakalan tahu bagaimana bentuk dan jenis ekor dari murai batu tersebut, jika ekornya sudah tumbuh kembali.
8.Leher panjang padat berisi yang menandakan burung akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
9.Warna bulu dada murai batu kebanyakan  berwarna coklat. Jika Anda mendapatkan murai batu dengan bulu dada cenderung berwarna kekuningan, maka itu rezeki Anda. Murai batu bakalan dengan warna bulu dada seperti ini, biasanya cepat berbunyi dan cepat juga jadi.
10.Kaki burung. Jangan pernah menilai usia murai batu hanya berdasarkan pengamatan pada kaki, ini bisa menipu calon pembeli. Murai batu bakalan muda mempunyai tanda bulu yang masih berbintik cokelat di bagian sayap sebelah luar maupun sayap sebelah dalam.
11.Perilaku. Jika ada murai batu bakalan yang pada saat kita pegang dia menjerit kencang dan berusaha mematuk-matuk jari tangan, inilah murai batu dengan mental berani.

Ciri jantan dan betina burung murai batu: Ciri jantan dan betina murai batu dewasa sebenarnya mudah dibedakan. Untuk murai dengan sub-spesies yang sama, maka untuk warna bulu jantan lebih mengkilat. Hitamnya hitam pekat kebiruan (berkilau, nyambeliler, seperti berhologram), sedangkan warna merahnya atau coklat, terlihat tajam kontras dengan warna di sebelahnya (hitam atau putih). Murai batu yang satu sub-spesies, ekor jantan lebih panjang ketimbang betinanya. Sedangkan lagunya, jantan lebih bervariasi.

Sniper

Sniper adalah pasukan khusus yang dilatih untuk serangan jarak jauh. Senjata yang mereka gunakan memiliki sebuah teropong yang bisa digunakan untuk mengintai musuh jarak jauh.



Jarak tempuh peluru mereka bisa melebihi 950 m. Sniper kebanyakan hanya membutuhkan 1 peluru untuk menembak musuh. Selain keahlian menembak mereka juga di bekali kemampuan kamuflase, sehingga bisa bersembunyi tanpa di ketahui musuh.
Di bawah ini kami sebutkan beberapa senjata sniper yang tercanggih
1. H&K G-3

Senapan ini sebenarnya adalah senapan serbu biasa. Tetapi karena punya fitur - fitur yang melebihi senapan serbu biasa seperti: kalibernya 7,62 x 51 mm, magasennya hanya muat 20 butir peluru saja dan terlalu berat. Selain itu jarak jangkau yang lebih jauh dari senapan serbu biasa yang berkaliber 5,56 x 45 mm NATO dan berakurasi jempolan maka penggunanya mencoba memasangkan teleskop pengintip sasaran di atasnya dan hasilnya positif. G - 3 mampu menghantam target plat baja dengan telak pada jarak 750 meter.
2. Psg-1

PSG - 1 merupakan pengganti G - 3. Senapan bersistem semi otomatis ini merupakan senapan andalan regu penembak jitu pasukan khusus AD Jerman hingga saat ini. Dengan modal peluru kaliber 7,62 x 51 mm NATO senapan ini bisa menjangkau sasaran pada jarak 850 meter tanpa kesulitan yang berarti. Kemampuan tersebut didapatkan berkat heavy barrel yang diaplikasikan pada larasnya. Sistem Heavy Barrel dapat meningkatkan akurasi karena vibrasi pada laras dapat diminimalisir.
3. SVD Dragunov

Senapan sniper yang ditakuti tentara AS di Afganistan karena tiap sniper taliban yang bersembunyi di gunung - gunung Afgan memegangnya. Dragunov adalah senapan sniper buatan Rusia yang berbasis pada AK - 47. Hanya saja sistem penahan hentakannya tergolong canggih sehingga recoilnya halus. Dragunov unggul di poin jarak jangkau dan akurasinya. Pelurung bisa menghantam target pada jarak 950 meter. Kemampuan ini jelas melebihi kemampuan senapan sniper barat. Kemampuan itu bisa dicapai berkat kalibernya yang lebih besar, yaitu 7,292x 79 mm Warsawa.
4. L - 96 A -1 / AWP

Senapan ini merupakan senapan andalan sniper Royal Army ( AD Inggris). Senapan yang punya harga minta ampun ini termasuk senapan terbaik di kelas bolt action. Senapan ini punya kemampuan menggunakan 2 kaliber. Pertama kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan kedua kaliber LAPUA Magnum. Untuk mengganti kalibernya cukup dengan mengganti laras dan chambernya saja maka senapan ini langsung dapat beraksi menghantam target yang 1100 meter jauhnya dengan kaliber LAPUA Magnum-nya.
5. Remington 700

Inilah salah satu senapan sniper terbaik di dunia. Dikembangkan dari keberhasilan Winchester 70, Remington 700 belakangan di pilih lagi saat AS butuh sniper baru, M24 Remington mengembangkan model 700 sejak 1962, ketika Winchester menolak permintaan Marinir AS untuk penggantian Laras. Charlos Hatchock termasuk pengguna model 700. Foto di bawah adalah Winchester 70.

Nama : Remington 700                              
Kaliber :7,62 x 51 mm
Sistem : Bolt Action
Berat : 4,08 kg kosong tanpa telescope
Panjang : 1,662 mm
Laras : 660 mm
                                                      Pengguna : Marinir

6. Steyr scout

Kaliber: 7,62x51mm NATO (.308 Winchester) dan .243
Operasi: Bolt action, rotating bolt
Panjang senapan: 1140 mm
Panjang laras: 650mm
Bobot kosong: 3,9 kg (4,6 kg dengan teleskop)
Magasen: isi 5 atau 10 butir peluru.

Senapan runduk Steyr SSG (ScharfShutzenGewer 69) dikembangkan dan diproduksi oleh pabrik Steyr-Daimler-Puch, Austria (Bukan Steyr Manlincher). Secara teknis SSG-69 beroperasi dengan sistem bolt action, rotating bolt (6 lug) dengan masukan magasen. Senapan yang diberi nama SSG 69 (AKA SSG-P1) aslinya dilengkapi dengan pisir logam, dan pada versi modifikasi tidak dilengkapi pisir tersebut. Di Amerika senapan ini diberi kode M24 dan banyak digunakan oleh petembak runduk dari Angkatan Darat Amerika (kemudian disaingi oleh Remington Model 700).
Senapan runduk Steyr SSG kini ditawarkan dalam empat model versi militer; SSG-PI, SSG-PII, SSG-PIIK dan SSG-PIV. SSG-PI aslinya dikembangkan sebagai senapan kontra petembak runduk, dan dilengkapi dengan synthetic stock. Memiliki laras sepanjang 660mm dilengkapi dengan pembidik logam dan pembidik teleskop standar NATO.
SSG-PII versi polisi sebagai senapan runduk taktis memiliki laras sepanjang 26”, SSG-PIIK memiliki laras dengan panjang 20” (508mm). SSG-PIV di Eropa disebut SSG SD memiliki laras sepanjang 16” (406mm) dengan tambahan flash hider (peredam cahaya api saat memuntahkan peluru) dan dapat dipasangi peredam suara. Semua versi SSG dilengkapi popor dari bahan polymer.

cara menjinakkan burung kacer
Cara Menjinakkan Burung Kacer
Cara Menjinakkan Burung Kacer, adalah satu hal yang perlu dikuasai jiaka anda ingin memelihara burung kacer. Karena burung kacer yang liar atau belum dijinakkan akan sulit gacor atau sulit berkicau. Jika burung kacer jinak maka kacer akan lebih rajin berbunyi
Berikut adalah Cara Menjinakkan Burung Kacer
  1. lakukan penggantungan burung kacer anda di tempat tinggi di tempat ramai atau tempat yang biasa dipakai lalu lalang anggota keluarga. Kesalaha yang sering dilakukan adalah menggantung di tempat sepi dan tersembunyi karena khawatir burung kelabakan. Setelah anda menggantungnya sekitar seminggu di tempat yang tinggi, cobalah untuk sedikit menurunkan posisi gantungannya. Lakukan juga hal ini sekitar sepekan, lalu turunkan lagi, Maka pekan selanjutnya anda dapat menggantungnya dengan ketinggian normal atau rendah saja. Memamng cara ini sering mengakibatkan burung Anda berdarah darah kalau memang liar banget. Selain itu bulu akan rusak. Tapi  hal ini wajar untuk proses penjinakan. Setelah jinak, lukanya akan sembuh dan bulunya akan tumbuh lagi dengan yang baru.
  2. anda dapat membiasakan memandikan burung kacer dengan cara dikaramba dengan waktu agak lama. Jika burung kacer tidak mau mau mandi sendiri, anda dapat menyemprot dengan semprotan hingga basah kuyup. Burung kacer ini pasti akan kelabakan kesana-kemari saat disemprot. Lakukan hingga benar-benar basah kuyup sampai menggigil kedinginan dan nggak kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering.Atau jika anda tidak ada waktu, anda dapat masukkan langsung ke sangkar dan gantung di tempatnya. jika sempat dan mampu, lakukan “pemandian” itu pagi dan sore hari.
Demikian langkah saya dalam hal Cara membuat Burung Kacer jinak agar tidak takut dengan manusia dan diharapkan setelah jinak akan menjadi gacor atau rajin berkicau.
harga burung kacer
cara perawatan burung kacer
video burung kacer
suara burung kacer
jual burung kacer
perawatan burung kacer
jenis burung kacer
burung kacer mp3

Nah begitulah kawan berkutik.blogspot.com, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan sobat untuk membaca artikel berjudul cara menjinakkan burung kacer. Dan jangan lupa membaca artikel artikel yang lalu atau artikel yang akan datang . Atau anda dapat membaca artikel terkait dengan tema ini. Untuk memberikan komentar, silakan berkomen ria di tempat yang tersedia untuk meningkatkan kualitas blog ini. Mungkin keyword yang sesuai artikel ini adalah burung , burung kacer jinak , perawatan burung kacer .
Burung Cendet / Burung Pentet merupakan salah satu burung predator yang memiliki suara variasi isian yang sangat baik.
Cendet termasuk burung favorit untuk para penghobi yang senang dengan burung yang bisa menirukan berbagai suara burung lain. Dulu sekitar awal 1990-an, seperti ditulis Anang Dewanto dan Maloedyyn Sitanggang di Merawat & Melatih Burung Kicauan, cendet merupakan burung yang belum banyak diminati. Bahkan harganya tidak lebih dari harga burung kutilang. Namun, dalam perkembangannya, orang mengetahui bahwa selain memiliki bentuk fisik yang indah, ternyata burung ini mempunyai suara yang menarik dan dapat memaster suara burung lainnya. Karena itu, berbondong-bondonglah orang berusaha mendapatkan burung ini dan mencari kualitas yang terbaik.
Tipe suara Cendet yang ngerol, cenderung mendominasi suara ocehan burung lainnya jika kita gantang di dalam rumah bersama-sama. Dibanding burung lain, Cendet yang bisa memiliki lagu variatif (tergantung pola pemasterannya) ini, memiliki warna suara yang merdu. Meski bisa sangat keras, tetapi tidak memekakkan telinga. Beda dengan warna suara burung-burung kicauan lainnya.
Habitat
Cendet juga memiliki nama lain, seperti bentet, pentet, dan toet (Jawa Barat) dan burung ini merupakan burung petengger dan pemangsa yang agresif dari Famili Laniidae. Famili Laniidae mencakup 74 spesies yang dibagi dalam 4 subfamili. Cendet yang umum termasuk dalam subfamili Laniinae dan Genus Lanius.
Jenis cendet sendiri bermacam-macam yang tersebar di beberapa wilayah di dunia. Salah satunya, adalah cendet abu-abu besar (L excubitor). Spesies ini memiliki ukuran tubuh terbesar dengan panjang sampai 25 cm. Cendet ini berkembang biak di Eropa, Asia, dan Amerika Utara.
Bersama dengan cendet hitam putih (L ludovicianus), burung – burung ini merupakan spesies yang biasa tinggal di dunia baru (Amerika). Jenis lainnya, cendet abu-abu kecil (L.minor) yang memiliki habitat di Eropa Selatan, Asia Tengah, dan Afrika bagian timur. selain itu,
Cendet kepala merah (L senator) yang tinggal di Inggris bagian selatan, Eropa, Asia, dan Afrika. Ada pula jenis burung bentet yang memiliki bentuk serupa yang terdapat di India dan Asia Tenggara, yakni cendet cokelat (/.. christatus) yang banyak dilombakan di Indonesia dan cendet leher hitam (L colarris).
Burung ini memiliki habitat asli di hutan, terutama di pepohonan tinggi. Makanan yang disukainya adalah biji-bijian, serangga, dan buah. Sarang burung ini biasanya terbuat dari ranting, rumput, lumut, bunga-bungaan, wol, dan bulu yang diikat dengan menggunakan sarang laba-laba dan dikaitkan ke pohon atau semak-semak pada ketinggan 4—6 meter dari atas tanah. burung ini mampu menghasilkan telur sebanyak 3—6 butir per periode masa bertelur. Telur-telur ini akan menetas setelah dierami selama dua minggu.
Pada masa pengeraman, sebagian besar waktu induk betina dihabiskan untuk mengerami telurnya. Untuk mendapatkan makanan, induk jantan akan menyuapinya. Pada usia 2—3 minggu setelah menetas, biasanya anakan cendet telah mulai belajar terbang dan meninggalkan sarangnya.
Karakter dasar burung Cendet
  • Ganas apabila lapar. Burung ini akan berlaku agresif apabila lapar.
  • Petarung yang memiliki teritorial. Apabila mendengar suara burung lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
  • Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Cendet lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Ciri berdasar daerah asal
Ciri Fisik
Panjang tubuhnya 20—25 cm. Paruhnya membentuk kait di bagian ujung, serupa dengan burung falkon, sejenis burung elang. Cendet juga memiliki tungkai yang kuat dan cakar yang tajam yang dipergunakan untuk mencengkeram mangsanya di udara. Sayap yang pendek dan bulat menyandang 10 batang bulu sayap luar primer dan ekor yang bulat memiliki 12 bulu yang berfungsi sebagai kemudi ketika cendet sedang terbang. Cendet juga mempunyai bulu kaku yang tumbuh di sekitar moncongnya.
Ciri khas burung cendet adalah ekornya yang panjang dan akan meliuk-liuk jika sedang berbunyi. Nyanyian cendet mencakup nada-nada yang harmonis. Berbeda sekali dengan pekikannya yang ribut dan kedengaran kencang melengking. Sifat asli burung cendet adalah galak. Jika mematuk, biasanya sekaligus menggigit dengan paruhnya yang tajam. Jika menggigittangan atau bagian tubuh lainnya, biasanya akan meninggalkan bekas gigitan di bagian tubuh tersebut.
Namun, jika burung cendet ini kita pelihara sejak piyikan, sifat galaknya akan sedikit hilang. Bahkan burung ini akan mendekat jika melihat tangan kita. Cendet akan langsung turun seolah-olah kita akan memberinya makan.
Ciri jantan dan betina
Untuk membedakan jenis kelamin burung cendet dapat dilakukan dengan cara mengamati bagian samping kiri dan kanan burung . Jika di bagian pipinya ada warna hitam yang mencolok sekali, menunjukkan bahwa cendet tersebut berkelamin jantan. Untuk betina, warna hitamnya terlihat semu. Dilihat dari bentuk kepalanya, cendet betina biasanya mempunyai kepala agak menggelembung. Sementara itu, jantannya memiliki bentuk kepala yang agak ceper mendatar. Untuk lebih pasti dapat dilihat di bagian supit burung. Burung cendet jantan mempunyai supit kecil panjang ditandai dengan motif bulu berupa garis tidak beraturan di bagian supitnya. Pada betina, bentuk supitnya besar dengan motif bulu garis teratur seperti kembang.
Memilih Cendet
Perawatan sebagus apa pun, tidak akan membawa hasil yang maksimal kalau cendet tersebut memang tidak mempunyai trah atau karakter tempur yang mantap. Kualitas cendet amat ditentukan oleh faktor genetiknya.
Bagi pecinta burung, cendet merupakan burung yang sangat menyenangkan. Variasi suara, volume suara, dan keindahan penampilannya menjadi alasan bagi penikmat kicauan memilih cendet sebagai klangenannya. Namun, jika kualitas suara yang disasar, jenis kelamin sangat menentukan kesenangan dalam memelihara burung ini. Cendet yang berkelamin jantan tentu memiliki warna yang lebih mencolok, variasi suara yang lebih beraneka ragam, dan volume suara yang keras.
Potensi ngoceh tanpa henti juga bisa dilihat dari perawakannya. Bakalan yang baik harus berbadan tegap. Sayapnya terkesan kokoh, rapi, simetris, dan tidak cacat. Pilih burung berkepala besar, membulat, dan bagian atasnya datar. Burung berkepala besar diyakini sebagai burung pintar. Perhatikan juga bentuk dan ukuran paruh.
Utamakan cendet dengan paruh tebal dan panjang, tetapi tampak proporsional dengan ukuran kepala dan tubuh. Paruh tebal dan tampak kokoh menandakan burung bisa membawakan lagu dengan tembakan dan volume keras. Sebaliknya, jika paruh terlihat pipih, cenderung ngerol. Jika ngerol, volume suara akan lebih kecil karena dibutuhkan napas lebih lama.
Sementara itu, jika dilihat dari penampilannya, cendet yang rajin berkicau mempunyai ciri sebagai berikut.
— Bermata jeli serta berbulu rata dan agak mengilap.
— Gerakannya gesit, duburnya bersih dari kotoran, serta organ kanan dan kirinya seimbang
— Volume suara keras.
— Mempunyai bakat alami (mental) yang baik. Tidak takut ketika bertemu dengan burung sejenis, baik ketika latihan maupun kontes.
Selain referensi dari buku  Merawat & Melatih Burung Kicauan yang saya kutip di atas, ada pula tips lain pemilihan cendet versi Om Irvan, sebagai berikut:
  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Cendet jantan dapat dilihat warna bulu yang tegas mengkilap dan kontras.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah cenderung lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Kepala besar, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
Cara perawatan
a. Perlengkapan Kandang
1. Sangkar
Sesuai dengan ukuran tubuhnya, kandang cendet biasanya lebih kecil dibandingkan dengan sangkar murai atau sangkar anis merah. Ukuran yang umum digunakan adalah 40 x 45 x 70 cm.
2. Tenggeran
Letakkan dua tenggeran di dalam kandang. Tenggeran terbaik dibuat dari bahan kayu asam yang struktur kayunya agak kasar meskipun sudah dikupas kulitnya. Letakkan 2 buah tenggeran tersebut secara sejajar atas dan bawah. Diameter tenggeran 1,5—2 cm.
3. Kerodong
Dalam perawatan cendet, kerodong berguna untuk membuat cendet istirahat. Penggunaan kerodong juga bermanfaat untuk perkembangan mentalnya. Untuk cendet muda, gunakan kerodong dengan warna lembut atau putih. Secara psikologis, burung muda masih takut menghadapi perubahan lingkungan secara drastis. Kerodong warna putih juga berfungsi untuk mengontrol kebersihan kandang dan burung . Jika dirasakan burung telah bisa beradaptasi, baru boleh mengganti kerodongnya dengan warna yang lebih gelap.
Tetapi saya sarankan, kerodong burung jika memang perlu saja sebab burung yang terlalu banyak kerodong, kurang banyak berlatih bernyanyi. Lain misalnya burung yang akan dipersiapkan untuk lomba, maka kerodong selama 3-4 hari sebelum turun lomba adalah langkah yang baik. Tujuannya, agar burung menyimpan tenaga atau stamina.
b. Pakan
Ada beberapa versi cara pemberian pakan untuk burung cendet. Ada yang menyebutkna, pakan diberikan setelah burung dimandikan. Pada pagi hari, berikan jangkrik 10 ekor dan kroto 1 sendok makan, dan pada sore hari berikan jangkrik 5 ekor dan kroto 1 sendok makan. Khusus untuk setiap hari Jumat dan Sabtu, menu makanannya ditambah lagi. Pada pagi hari, berikan jangkrik 15 ekor dan ulat hongkong 3 ekor. Pada sore hari, diberi jangkrik 7 ekor dan ulat hongkong 3 ekor.
Sementara itu, pada saat burung akan dilombakan (biasanya hari Minggu), jumlah jangkrik dan kroto tetap tetapi ditambah ulat hongkong 5 ekor. Setelah lomba, cendet kembali diberi jangkrik 5 ekor dan ulat hongkong 3 ekor dan kakinya disemprot air.
Burung cendet sebaiknya tidak dilombakan lebih dari dua kali dalam satu bulan. Hal ini bertujuan agar stamina burung cendet tetap stabil. Jika stamina burung kurang baik, akan memengaruhi mental dari burung cendet itu sendiri. Untuk kepentingan lomba dan meningkatkan performa burung kicauan, pemberian makanan tambahan atau extra fooding diperlukan. Extra fooding yang bisa diberikan adalah jangkrik, kroto, dan ulat hongkong.
Ada juga tips lain, sebagai berikut:
  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Cendet. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
  • EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Cendet yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.
Harus hati-hati dalam pemberian extra fooding karena dapat menyebabkan cendet menjadi sering bersalto. Hal ini dapat mengurangi kemerduan suaranya. Namun, salto pada burung cendet sebenarnya dapat diatasi dengan cara-cara berikut ini.
  • Pastikan burung kecukupan multivitamin dan mineral yang menjaga stamina dan metabolisme burung selalu dalam kondisi prima.
  • Mandikan burung sebaiknya dua kali setiap hari, pagi dan sore, ketika matahari masih ada.
  • Sementara waktu, burung yang mengalami mabung, hanya diberikan voer.
  • Pahami karakter burung dengan mengubah posisi atau jumlah tenggeran. Misalnya, dua tenggeran yang diletakkan atas bawah diubah posisinya menjadi sejajar atau jumlah tenggeran dikurangi.
  • Cara lainnya, mengubah jenis atau ukuran kandang.
Perawatan umum cendet
Perawatan harian untuk burung Cendet relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Cendet:
  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum.
  • Berikan Jangkrik 4 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
    Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  • Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
PENTING
  • Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 2x seminggu.
  • Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 2x seminggu.
  • Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Penanganan apabila cendet over birahi
  • Pangkas porsi Jangkrik menjadi 2 pagi dan 2 sore
  • Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu
  • Berikan Ulat Bambu 2 ekor 3x seminggu
  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
  • Mandi malam
Penanganan apabila Cendet kondisinya drop
  • Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore
  • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi setiap hari
  • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali
  • Mandi dibuat 2 hari sekali saja
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Cendet lain dahulu
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
Perawatan dan setelan Cendet mabung
Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.
Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.
Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).
Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.
Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.
Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.
Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).
Penggangu tersebut antara lain:
* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.
* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).
* Kimiawi –  penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.
* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.
Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?
Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.
Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.
Sumber Tulisan: omkicau.com